Skip to content

Menggerutu, Konsumen Tetap Beli Sembako Mahal

Harga Cabe tembus Rp 60 Ribu Per kilogram

Dipublikasikan: 04 May 2019, 23:56
Menggerutu, Konsumen  Tetap Beli Sembako Mahal
Jelang bulan Suci Ramadhan sejumlah bahan pokok justru mengalami peningkatan harga yang cukup tajam, pengkatan harga ini pun dikeluhakn oleh sejumlah warga utamanya di samarinda (Foto: Tim Kaltimnews.co)

KALTIMNEWS.CO,Samarinda  -  Harga beberapa bahan pokok makanan cenderung naik jelang Ramadhan. Hanya saja kali ini kenaikan di beberapa item seperti bawang merah dan terutama bawang putih, meroket tinggi. Dijual dengan harga beragam mulai 60 ribu hingga 130 ribu. Belakangan harganya menembus 150 ribu perkilogram.
Harga Cabe Merah yang biasanya berada dibawah 50 ribu, kini mencapai 60 ribu perkilogram. disusul harga tomat yang biasanya hanya 12 ribu kini dibandrol 25 hingga 30 ribu, kentang 12 ribu, sayur kol 13 ribu dan sawi 14 ribu semua untuk perkilogram nya.

Siklus kenaikan harga ini memang normal terjadi pada momen-momen tertentu. Meski sempat di sidak oleh tim pemprov beberapa waktu, tak memengaruhi kenaikan tersebut.
"Kenaikan seperti ini sudah biasa. Cuma untuk bawang putih memang naik tinggi.  Biasanya pertengahan puasa bisa kembali normal. Nah, jelang lebaran bisa kembali naik," ucap salah satu pedagang  di Pasar Segiri,  Arifin minggu (5/5/2019).

Ini Daftar Harga Sembako Yang Melonjak Tajam Jelang Bulan Puasa

meski demikian komoditas tersebut rata-rata naik, tetap saja laris. Beberapa pembeli sebut Arifin tetap berbelanja meski mengeluh dan menggerutu. "Mau bagaimana lagi, harga modalnya juga tinggi. Kami pedagang hanya menyesuaikan saja," katanya. Kebutuhan dan persiapan bahan untuk ramadhan menjadi salah satu alasan meski mahal, komoditi tersebut tetap laris.
"Mau nggak mau harus beli untuk kebutuhan sebagai persediaan buka puasa nanti. Kita sebagai warga ya berharap agar harga bisa kembali stabil," kata  salah satu pembeli, Rani. (*)