Skip to content

Pegadaian Bangun Literasi Keuangan Sejak Dini di Sekolah dan Kampus

Dipublikasikan: 31 Aug 2025, 01:00
Pegadaian Bangun Literasi Keuangan Sejak Dini di Sekolah dan Kampus
Gelaran Literasi Keuangan yang dilaksanakan Pegadaian di salah satu sekolah di Samarinda (Istimewa)

KALTIMNEWS.CO, Dalam rangka memperkuat literasi keuangan masyarakat, PT Pegadaian Area Samarinda di bawah naungan Kanwil IV Balikpapan menggelar program “Pegadaian Mengajar” di berbagai sekolah dan perguruan tinggi selama Agustus 2025. Program ini dilaksanakan oleh seluruh cabang sebagai bentuk nyata komitmen Pegadaian dalam memberikan edukasi dan memperluas akses pengetahuan keuangan, baik di perkotaan maupun wilayah yang lebih terpencil.

Tiga cabang yang melaksanakan kegiatan ini di lokasi strategis antara itu yakni: Cabang Sempaja yang menggelar kegiatan di SMKN 1 Samarinda, kegiatan tersebut menyasar siswa-siswi tingkat kejuruan dengan materi dasar pengelolaan keuangan, pentingnya menabung, dan pengenalan produk Tabungan Emas Pegadaian sebagai solusi investasi yang mudah dan terjangkau.

Adapun yang kedua yaitu, Cabang Syariah Pasar Merdeka yang menyelenggarakan kegiatan edukatif di Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, dengan fokus pada keuangan syariah, manajemen keuangan mahasiswa, serta pemanfaatan produk Pegadaian Syariah yang sesuai prinsip syariah.

Sementara Cabang Samarinda Seberang melaksanakan kegiatan di SMA Negeri 6 Samarinda, memberikan pembekalan literasi keuangan dasar kepada pelajar tingkat atas dan mengajak mereka membangun kebiasaan menabung sejak usia dini.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta dan lembaga pendidikan, menunjukkan tingginya minat generasi muda untuk memahami keuangan secara lebih baik.

Deputy Bisnis Area Samarinda, Andika Dwi Prasetyo, kepada media ini menyampaikan bahwa Pegadaian Mengajar bukan hanya agenda tahunan, tetapi bentuk kontribusi jangka panjang dalam membangun masyarakat yang cerdas secara finansial.

“Kami percaya bahwa edukasi keuangan harus dimulai sejak dini. Melalui Pegadaian Mengajar, kami ingin menghadirkan Pegadaian tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi sebagai sahabat literasi yang hadir langsung di tengah masyarakat dan dunia pendidikan,” ujar Andika.

Ia menambahkan, program ini akan terus diperluas jangkauannya agar semakin banyak masyarakat, terutama generasi muda, memiliki bekal keuangan yang cukup untuk masa depan yang lebih baik.

Dengan semangat inklusif, Pegadaian terus berperan aktif mendukung gerakan literasi keuangan nasional, sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat. (*)