Skip to content

PHKT Bekali 100 Siswa SMK Penajam Hadapi Peluang Karier Industri Migas

Dipublikasikan: 28 Jul 2026, 01:05
PHKT Bekali 100 Siswa SMK Penajam Hadapi Peluang Karier Industri Migas

KALTIMNEWS.CO – Persaingan memasuki dunia kerja semakin ketat. Menjawab tantangan tersebut, PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) menghadirkan pembelajaran langsung dari praktisi industri melalui program Guru Tamu PHKT Goes to School di SMK Negeri 2 Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Sebanyak 100 siswa dari berbagai program keahlian mengikuti kegiatan bertema "Mengenal Industri Hulu Migas dan Persiapan Dunia Kerja", Rabu (22/7/2026). Program ini menjadi jembatan bagi pelajar vokasi untuk mengenal lebih dekat dunia industri energi sekaligus memahami kompetensi yang dibutuhkan agar mampu bersaing setelah lulus.

Tidak hanya siswa, kegiatan tersebut juga diikuti 20 guru pendamping sebagai bagian dari penguatan sinergi antara dunia pendidikan dan industri.

Dalam kegiatan itu, para peserta mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai proses bisnis industri hulu minyak dan gas bumi, peran strategis sektor migas dalam menjaga ketahanan energi nasional, hingga peluang karier yang terbuka bagi lulusan sekolah kejuruan.

Selain membahas aspek teknis industri, PHKT juga menekankan pentingnya membangun budaya Health, Safety, Security and Environment (HSSE), integritas, profesionalisme, serta semangat belajar sepanjang hayat sebagai modal utama menghadapi dinamika dunia kerja.

Head of Communication Relations & CID PHKT, Elis Fauziyah, mengatakan bahwa program Guru Tamu merupakan salah satu komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda di wilayah operasional perusahaan.

"Industri energi membutuhkan generasi penerus yang memiliki kompetensi, karakter, dan kepedulian terhadap keselamatan. Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa dapat mengenal lebih dekat industri hulu migas, memahami peluang yang ada, serta termotivasi untuk terus mengembangkan diri agar siap menjadi bagian dari generasi energi masa depan," ujar Elis.

Pada kesempatan tersebut, PHKT menghadirkan enam narasumber yang berasal dari internal perusahaan dan SKK Migas Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul).

Sesi pertama menghadirkan Mutiara Dinanti dari Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Kalsul yang memaparkan materi mengenai pengelolaan kegiatan usaha hulu migas serta kontribusi sektor energi terhadap pembangunan nasional.

Selanjutnya, lima narasumber dari PHKT membahas berbagai aspek penting yang menjadi kebutuhan industri saat ini. Mulai dari rantai bisnis migas dari sektor hulu hingga hilir, budaya kerja profesional, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Perlindungan Lingkungan (K3LH), hingga pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung operasional perusahaan.

Melalui pemaparan tersebut, para siswa memperoleh gambaran nyata mengenai standar kompetensi, etos kerja, serta kesiapan yang harus dimiliki untuk berkarier di industri energi yang terus berkembang.

Kepala SMK Negeri 2 Penajam Paser Utara, Asfianty Abbas Hasan Yunus, mengapresiasi kolaborasi yang dibangun PHKT bersama dunia pendidikan.

Menurutnya, kehadiran praktisi industri di lingkungan sekolah memberikan pengalaman belajar yang tidak diperoleh melalui pembelajaran di kelas serta mampu meningkatkan motivasi siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Antusiasme juga disampaikan oleh salah satu peserta, Dzata Bahjah, siswi kelas XI Program Keahlian Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB) yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua OSIS SMK Negeri 2 Penajam Paser Utara.

Ia mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru mengenai dunia kerja, khususnya di sektor hulu migas.

"Materi yang disampaikan sangat informatif, relevan, dan memberikan gambaran nyata tentang dunia kerja, khususnya di industri hulu migas. Pengetahuan ini menjadi bekal yang sangat bermanfaat bagi kami dalam mempersiapkan Praktik Kerja Lapangan maupun memasuki dunia kerja di masa depan," ungkap Dzata.

Melalui program Guru Tamu PHKT Goes to School, perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi. Program ini juga menjadi bagian dari upaya PHKT menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan generasi muda sebagai calon tenaga kerja profesional di masa depan. (*/rif/kaltimnews.co)