Skip to content

Samarinda Bersiap Jadi Magnet Domino Nasional, Ribuan Peserta dari Berbagai Daerah Bakal Berkumpul September 2026

Dipublikasikan: 10 Aug 2026, 20:05
Samarinda Bersiap Jadi Magnet Domino Nasional, Ribuan Peserta dari Berbagai Daerah Bakal Berkumpul September 2026

KALTIMNEWS.CO — Ribuan orang dari berbagai penjuru Indonesia berpotensi datang ke Samarinda pada September 2026. Bukan untuk konser atau pertandingan sepak bola, melainkan mengikuti sebuah turnamen domino nasional.

Adalah HGI Domino Series 2026 yang kini tengah dipersiapkan untuk digelar di Kota Tepian.

Rencana besar tersebut dibahas dalam pertemuan panitia pelaksana Samarinda HGI Series 2026 dengan Kepala Disporapar Samarinda H Muslimin di Gedung Disporapar Samarinda, Jalan Dahlia, Senin (10/8/2026) pagi.

Ketua Panitia H Andi Nursani, Sekretaris Panitia Arief Kaseng, Bendahara Panitia Kaharuddin dan Ketua Pengda Pordi Samarinda H Fattah hadir dalam pertemuan tersebut.

Yang menarik, gelaran ini tak hanya dilihat sebagai kompetisi domino.

Jika proyeksi ribuan peserta terealisasi, event tersebut berpotensi menciptakan pergerakan ekonomi baru selama pelaksanaan berlangsung.

Ribuan Peserta, Ribuan Pergerakan

Peserta yang datang dari luar Samarinda tentu membutuhkan tempat menginap, makanan, transportasi dan berbagai kebutuhan selama berada di kota.

Artinya, sebuah turnamen dapat berkembang menjadi aktivitas ekonomi yang melibatkan banyak sektor.

Hotel, rumah makan, transportasi, pelaku UMKM hingga usaha jasa berpotensi merasakan dampaknya.

Inilah salah satu alasan mengapa event olahraga masyarakat berskala nasional dapat memiliki arti lebih luas bagi sebuah kota.

Disporapar: Kami Siap Sukseskan

H Muslimin menyatakan pihaknya menyambut baik rencana tersebut.

Disporapar Samarinda siap mendukung pelaksanaan HGI Series, termasuk membuka ruang penggunaan GOR Segiri bagi panitia sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

“Kami menyambut baik hajatan HGI Series ini. Pemerintah melalui Disporapar siap ikut menyukseskan kegiatan tersebut. Termasuk untuk penggunaan GOR Segiri, tentunya sesuai ketentuan yang berlaku,” kata H Muslimin.

Dukungan pemerintah daerah tersebut menjadi modal penting bagi panitia untuk melanjutkan tahapan persiapan.

Panitia Ingin Bawa Nama Samarinda

Ketua Panitia H Andi Nursani mengatakan pihaknya ingin HGI Series tidak berhenti sebagai sebuah pertandingan.

Lebih jauh, kegiatan tersebut diharapkan dapat membawa nama Samarinda ke komunitas domino nasional.

“Kami ingin kegiatan ini bukan hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga membawa nama Samarinda. Ketika peserta datang dari berbagai daerah, mereka akan melihat dan merasakan langsung Samarinda sebagai tuan rumah,” ujar Andi Nursani.

Menurutnya, persiapan dilakukan sejak jauh hari karena skala peserta yang ditargetkan cukup besar.

Pordi: Jangan Hanya Jadi Tuan Rumah

Ketua Pengda Pordi Samarinda H Fattah mengatakan pihaknya siap berkolaborasi dalam mendukung pelaksanaan HGI Series.

Menurutnya, kesempatan menjadi tuan rumah harus dimanfaatkan untuk memperkuat ekosistem olahraga domino di daerah.

«“Kami berharap event ini menjadi momentum untuk mengembangkan domino di Samarinda. Jangan hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga harus meninggalkan dampak positif bagi komunitas dan masyarakat,” kata Fattah.»

Persiapan Mulai Digenjot

Sekretaris Panitia Arief Kaseng mengatakan koordinasi dengan berbagai pihak akan terus dilakukan menjelang pelaksanaan.

“Kami sedang menyusun seluruh kebutuhan kegiatan secara bertahap. Venue, teknis pertandingan, peserta dan koordinasi dengan pihak terkait semuanya menjadi perhatian. Kami ingin pelaksanaan September nanti benar-benar siap,” ujar Arief.

HGI Domino Series 2026 dijadwalkan berlangsung September mendatang.

Dengan target peserta dari berbagai wilayah Indonesia, Samarinda berpeluang menjadi salah satu titik pertemuan terbesar komunitas domino nasional.

Bila target tersebut tercapai, efeknya tak hanya terlihat di arena pertandingan.

Ribuan orang yang datang ke Samarinda juga berarti ribuan aktivitas baru yang berpotensi menggerakkan roda ekonomi kota.

Satu meja domino mungkin hanya membutuhkan empat pemain. Namun ketika ribuan pemain datang dari berbagai daerah, sebuah turnamen bisa berubah menjadi peristiwa besar bagi sebuah kota. (*/redaksi/kaltimnews.co)