KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Menjabat sebagai Anggota DPRD Samarinda dua periode tentunya masih menyisahkan banyak persoalan di masa sebelumnya. Sebut saja persoalan penangan banjir, maraknya pelbagai perizinan yang tidak sesuai dengan fungsi menjadi sekelumit persoalan yang menjadi pekerjaan rumah. Demikian di sampaikan Suparno, Anggota DPRD Samarinda dari Partai Amanat Nasional (PAN) Samarinda, yang ditemui di gedung dewan samarinda, Rabu (25/9/2019) siang.
Menurut Suparno persoalan tersebut menjadi msalah yang hingga kini masih dalam daftar tunggu pembahasan mengingat berbagai persoalan yang masih menjadi kendala seperti belum terbentuknya Fraksi di Dewan Samarinda yang menyebabkan sejumlah anggota Dewan seperti dirinya yang belum mengetahui secara pasti di Fraksi mana dirinya akan duduk nantinya.
“Jika diperiode sebelumnya saya duduk di Komisi satu yang kebetulan menangani persoalan tersebut, namun sekarang saya sendiri masih belum tahu nantinya akan duduk di komisi mana,” Sebut Suparno.
Disebutkan Suparno, kalaupun nantinya dirinya masih duduk di komisi yang sama dirinya harus bersinergi dengan para anggota dewan lainnya dalam membahas PR yang tersisa.
“Kita tahu sendiri sekarang ini, berbagai perubahan terjadi di tubuh dewan samarinda seperti pergantian unsur pimpinan, yang kami harapkan di tangan pimpinan yang baru dapat bersikap tegas dalam menindak berbagai persoalan khususnya permasalahn izin yang yang tidak jelas, selain itu saya juga berharap anggota dewan samarinda yang baru nantinya apalagi yang duduk di komisi I juga bisa uikut tegas dan bersinergi, mengingat persoalan ini merupakan persoalan yang gampang-gampang susah untuk diselesaikan,” Terangnya.
Sejauh ini dari kacamata dia menurutnya beberapa bangunan yang terbangun awalnya sudah sesuai namun pada akhirnya malah terjadi penabahan dan alih fungsi.
“Semua sudah kami identifikasi beberpa bangunan tersebut, namun belum sempat kami koordinasikan dengan pihak instansi terkait lantaran masa akhir jabatan anggota Dewan, namun di periode ini itu akan langsung kami lakukan,” Jelas Suparno. (*)