KALTIMNEWS.CO – Turnamen Domino yang digelar oleh Gardu 26 Paris Palaran dijadwalkan akan dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2026 mendatang. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi komunitas, tetapi juga mencerminkan kuatnya dukungan politik-lokal dan kelembagaan terhadap pengembangan aktivitas positif masyarakat di tingkat kecamatan.
Sejumlah tokoh yang dijadwalkan hadir dalam perhelatan tersebut antara lain Wakil Gubernur Kalimantan Timur periode 2018–2023 Hadi Mulyadi, Ketua PORDI Kaltim H. Fathul Khair, Sekretaris PORDI Kaltim Zahir, Ketua PORDI Samarinda Abdul Fatah, Ketua Pengcab PORDI Samarinda Seberang Sany, serta anggota DPRD Samarinda dari Partai Gelombang Rakyat (Gelora), Harminsyah.

Kehadiran para tokoh tersebut dinilai menjadi sinyal kuat dukungan daerah terhadap tumbuhnya kegiatan komunitas berbasis olahraga rekreasi, sekaligus mempertegas posisi Palaran sebagai episentrum berkembangnya komunitas domino di Samarinda.
Anggota DPRD Samarinda, Harminsyah, menilai turnamen domino yang digelar secara rutin di tingkat komunitas merupakan fondasi penting dalam pembinaan olahraga domino. Karena itu, ia menekankan pentingnya penggunaan regulasi resmi sejak dini.
“Kalau aturannya sudah sama, pertandingan bisa berjalan lebih tertib dan adil. Ini penting supaya pemain terbiasa dengan sistem yang benar,” ujar Harminsyah.
Ia menjelaskan, turnamen yang digelar oleh Gardu 26 Paris Domino Palaran tersebut bukan sekadar ajang berkumpul, melainkan juga menjadi ruang evaluasi kemampuan para pemain. Dari kegiatan semacam ini, PORDI dapat melihat perkembangan permainan sekaligus memetakan potensi atlet domino di Kota Samarinda.
Menurut Harminsyah, konsistensi pelaksanaan turnamen berbasis regulasi resmi juga membantu mengubah persepsi domino yang selama ini kerap dipandang sebagai permainan rekreasi semata, menjadi olahraga yang memiliki sistem, aturan, dan tata kelola yang jelas.
“Pembinaan itu tidak selalu harus lewat event besar. Justru dari kegiatan rutin seperti ini, fondasinya dibangun,” tandasnya.
Dalam pelaksanaannya nanti, panitia akan membatasi jumlah peserta sebanyak 128 pasang, yang akan dibagi ke dalam dua pool, yakni Pool A dan Pool B. Pertandingan direncanakan dimulai pada pukul 13.30 WITA, sementara registrasi peserta dibuka sejak pukul 11.00 hingga 13.00 WITA.
Turnamen ini rencananya akan diikuti peserta dari berbagai gardu se-Kota Samarinda. Panitia mencatat tingginya animo pendaftaran sejak dibuka, bahkan telah melampaui wilayah kota.
“Sejak pendaftaran dibuka, jumlah pendaftar telah mencapai sekitar 70 pasang. Tidak hanya dari Samarinda, peserta dari Anggana, Kutai Kartanegara, juga ikut mendaftar,” ungkap Arief Kaseng, Ketua Gardu 26 Paris Palaran.
Ia menegaskan kuota peserta sengaja dibatasi hanya 128 pasang, dan turnamen tersebut tidak dipungut biaya pendaftaran, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga rekreasi dan aktivitas komunitas yang inklusif.
Dengan dukungan PORDI, tokoh daerah, serta antusiasme peserta lintas wilayah, turnamen ini dipandang sebagai langkah awal menjadikan Palaran sebagai barometer kegiatan domino komunitas di Kota Samarinda. (*)