KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Kebakaran hutan di beberapa wilayah kalimantan yang menyebabkan kabut asap tentunya memberikan dampak negative untuk sebagian wilayah lainnya. Samarinda contohnya, akibat kabut asap yang melanda wilayah ini sejumlah maskapai harus batal mendarat di Bandara APT Pranoto Samarinda.
Atas hal ini, Wakil Walikota Samarinda M Barkati mengajak semua pihak untuk mencegah kebakaran hutan yang banyak memberi efek negatif tak terkecuali hingga memberi pengaruh terhadap usaha di sektor ekonomi dan pariwisata. Demikian yang disebutkan Barkati pada acara Rembuk Wisata III dengan tema "Peran Usaha Jasa Pariwisata Dalam Menggalakkan Sapta Pesona di Kota Samarinda" di Muse Entertainment, melalui situs resmi Kominfo Samarinda.
Dalam sambutannya Barkati menyampaikan salah satu sektor strategis yang memiliki peran dan kontribusi penting dalam pembangunan perekonomian nasional maupun daerah/lokal.
"Selain memberikan perluasan kesempatan kerja, pengembangan kepariwisataan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkap Barkati.
Selanjutnya Barkati mengingatkan untuk peduli terhadap lingkungan, terutama untuk tidak melakukan pembakaran lahan terbuka dan tidak membakar sampah.
"Mari kita bersama-sama mulai saat ini dan seterusnya untuk tidak membakar lahan. Dengan adanya bandara, sektor pariwisata kita mulai meningkat. Akan tetapi, bandara kita tutup sementara dikarenakan kabut asap. Banyak efek yg ditimbulkan karena bandara kita tidak beroperasi," terangnya (*)
