Skip to content

DPRD Kaltim Minta Lulusan SMK diberi Sertifikasi Lanjutan

Dipublikasikan: 28 Oct 2020, 12:47
ADVERTORIAL
DPRD Kaltim Minta Lulusan SMK diberi Sertifikasi Lanjutan
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Ya’qub --www.kaltimnews.co / Foto: Istimewa

KaltimNews.Co, Samarinda -- DPRD Kalimantan Timur meminta Pemprov Kaltim untuk mengeluarkan kebijakan sertifikasi industri, untuk semua lulusan SMK di Kalimantan Timur. Agar lulusan SMK di Kaltim bisa segera diserap oleh Industri. Ijazah dinilai tidak cukup membantu lulusan SMK diterima magang atau menjadi karyawan.  
 
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Ya’qub mengatakan, industri saat ini dan di masa depan lebih mementingkan sertifikasi keahlian dibanding Ijazah. Industri enggan mengeluarkan biaya training agar karyawan mereka mendapat sertifikasi. Mereka cendrung ingin merekrut calon karyawan siap kerja. Sebagai ilustrasi, satu sertifikasi keahlian membutuhkan biaya sekitar 10 juta per sertifkasi keahlian.  

“Kita ini kan sudah masuk yang namanya era 4.0. Oleh sebab itu anak-anak kita ini harus dibekali sertifikasi keahlian.Sebab ijazah itu tidak laku,” kata Rusman.

Rusman menambahkan, jika SMK sulit memberikan sertifikasi, setidaknya Pemprov segera mendirikan lembaga sertifikasi di Kaltim. Agar setiap lulusan SMK dapat di latih sebelum masuk ke dunia kerja. Atau alternatif lain adalah bekerjasama dengan perguruan tinggi atau pihak swasta.

“Diadakannya lembaga sertifikasi itu bertujuan agar lulusan pendidikan vokasi atau pencari kerja itu dibekali sebelum bersaing di dunia kerja.” lanjutnya.