Skip to content

DPRD Samarinda : Laju Pertumbuhan Ekonomi Samarinda 2021 Diprediksi Rendah

Dipublikasikan: 02 Dec 2020, 00:00
ADVERTORIAL
DPRD Samarinda : Laju Pertumbuhan Ekonomi Samarinda 2021 Diprediksi Rendah
Anggota Komisi III DPRD Samarinda Jasno -- www.kaltimnews.co / Foto: Istimewa

KaltimNews.Co, Samarinda -- Laju pertumbuhan ekonomi Kota Samarinda 2021 diprediksi akan lebih rendah dari tahun 2020. Pasalnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Samarinda tahun 2021 diusulkan hanya sebesar Rp2,576 Triliun. Sebelumnya APBD 2020 ditetapkan sebesar Rp3,024 Triliun.

Menurut Anggota Komisi III DPRD Samarinda Jasno, APBD merupakan salah satu dari tiga sumber dana yang dapat menggerakkan ekonomi suatu daerah. Jika Belanja ABPD turun, maka belanja modal juga akan turun. Padahal belanja modal itulah yang akan mendorong perputaran ekonomi suatu daerah. 

“Terlebih biasanya APBD Samarinda sekitar 3,024 Triliun di tahun 2020, sedang ditahun 2021 hanya diangka 2,576 Triliun, “ jelasnya.

Jasno berharap ada dana dari APBD Provinsi yang mampu menambah nominal APBD Samarinda. Dengan demikian APBD 2021 yang diusulkan turun bisa bertambah.

"Mudah-mudahan APBD Provinsi segera disahkan, sehingga kita di Kota penambahan dapat tambahan dana dari ABPD Provinsi" Tambahnya 

Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Timur mencatat pertumbuhan ekonomi di Benua Etam terkontraksi -4,61% pada kuartal III/2020 (year-on-year).

Kepala BPS Kaltim Anggoro Dwitjahyono mengatakan bahwa pandemi Covid-19 menjadi penyebab penurunan kinerja ekonomi pada 10 lapangan usaha di Kaltim. Lapangan Usaha Penyedia Akomodasi dan Makan Minum menjadi lapangan usaha yang turun paling dalam sebesar 7,48% disusul oleh Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian yang turun sebesar 6,69%. Lapangan Usaha Industri Pengolahan yang sempat menahan laju penurunan pada kuartal I/2020, ikut turun sebesar 5,35% pada periode ini.