KaltimNews.Co, Samarinda -- Rencana kegiatan pembelajaran tatap muka mulai bulan Januari 2021 mendapat tanggapan Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Damayanti. Menurutnya, jika Dinas Pendidikan Kota Samarinda merasa siap melaksanakan pembelajaran tatap muka, maka utamanya harus mengedepankan berbagai macam protokol kesehatan.
Pihak sekolah wajib menyiapkan alat pemeriksaan suhu anak-anak saat masuk kelas, duduk yang berjarak, menggunakan masker dan menyediakan tempat cuci tangan atau hand sanitizer.
“Saat ini dari Disdik telah menyebarkan surat pemberitahuan ketersediaan dari masing-masing wali murid untuk menanyakan kesediaanorang tua menyetujui sistem pembelajaran tatap muka tersebut,” ungkap Damayanti (2/12/2020).
Ia mengharapkan, dengan adanya surat edaran pemberitahuan tersebut, tidak ada saling tunjuk menunjuk dikemudian hari apabila terjadinya klaster baru.
“Kan harapan kita tidak ingin ada klaster baru gara-gara adanya pembelajaran tatap muka ini. Jadi tidak ada saling menyalahkan kedepannya,” tegasnya.
Terlebih, anggota DPRD Samarinda dari Fraksi PKB ini mengaku, ketika dia melaksanakan reses beberapa waktu lalu. Kebanyakan banyak dari orangtua murid yang menyampaikan kepadanya, sudah tak sabar dengan sistem pembelajaran tarap muka tersebut.