KALTIMNEWS.CO, Sejatinya pemahaman nilai-nilai dan norma dalam berkomunikasi pada kehidupan sehari-hari, yang sesuai dengan ideologi negara, Pancasila mesti memanfaatkan teknologi informasi, serta komunikasi harus lebih optimal.
Hal tersebut diungkapkan Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Eddy Sunardi Darmawan dalam Rapat Paripurna ke-7 Masa Sidang Pertama Tahun 2023.
“Dalam era digital, kita berharap agar dapat memanfaatkan teknologi informasi, komunikasinya juga harus dioptimalkan,” ajar Eddy.
Menurut Eddy, apabila hal tersebut direalisasikan di Bumi Etam, maka bukan tidak mungkin proses penyelenggaraan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan tak lagi dilakukan secara konvensional. Namun, harus mengadopsi perkembangan teknologi yang ada.
Dia pun menginginkan dalam Ranperda tentang Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan mesti memanfaatkan teknologi informasi, serta komunikasi harus lebih optimal. Hal ini mengingat kondisi demografi yang luas di Kaltim yang dianggapnya cukup sesuai.
“Saat ini, mayoritas penduduk dalam kelompok usia milenial cukup dekat dengan dunia digital. Baik itu sosial media seperti Facebook, Instagram, TikTok, Youtube, Whatsapp, Twitter maupun lainnya,” paparnya.
Lebih jauh didirnya mengaku jika sudah sepatutnya dalam Ranperda Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ini terdapat sebuah pasal yang mendorong penyelenggaraan ataupun pelaksanaan melalui pemanfaatan teknologi informasi serta komunikasi.
“Dengan begitu, Fraksi PDI Perjuangan berharap akan semakin masifnya penyebaran konten-konten tentang nilai nilai Pancasila, wawasan kebangsaan dan kearifan lokal,” harapnya. (*)