KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Partai Nsional Demokrat (Nasdem) Kota Samarinda, nampaknya tidak diam dalam kancah pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Samarinda. Hal ini terlihat bahwa partai Besutan Surya Ploh ini mulai Senin (23/9/2019) hari ini sudah membuka penjaringan Calon Walikota dan Wakil Walikota Samarinda.
Hal ini di sampaikan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Nasdem kota Samarinda H Joha Fajal yang ditemui di Geduing Dewan samarinda, pagi tadi.
“Jadi hari ini kami umumkan bahwa partai Nasdem mulai hari ini, telah membuka pendaftaran Calon Walikota dan wakil Walikota Samarinda, hal ini berdasarkan peraturan organisasi di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem yang menugaskan kami sebagai Dewan Pimpinan Cabang (DPC) untuk memulai membuka penjaringan Calon Walikota dan Wakil Walikota Samarinda,” Ujar Joha Fajal.
Dikatakan Joha Batas akhir pendaftaran partai Nasdem dalam penjaringan tersebut nantinya berakhir pada hingga jumat (4/10/2019) mendatang, dan selanjutnya akan dilanjutkan dengan tahap pengembalian Formulir para calon pada Sabtu (5/10/2019). “Jadi batas pengambilan Formulir pendaftaran hanya sampai batas tanggal 4 Oktober saja, lantaran keesookan harinya yakni tanggal 5 akan dilanjutkan dengan tahap pengembalian Formulir,” sebut Joha.
Terkait krateria calon yang akan diusung oleh partai Nasdem disebut Joha merupakan Bakal Calon yang memiliki elektabilitas yang tinggi nantinya, baik itu merupakan kader maupun non kader dari partai
“Partai Nasdem tidak melihat dari sisi kader, Partai kami justru lebih melihat elektabilitas dan hasil seorang calon,” Terangnya.
Terkait sejumlah partai yang menetapkan sejumlah puluhan juta dalam pendaftaran disebut Joha, tidak berlaku bagi partai Nasdem.
“Di Nasdem, tidak ada mahar, tidak ada biaya yang sebagai mana sekaran ini berkembang di masyarakat bahwa ada sejumlah mahar yang diberikan kepada partai sebagai biaya komsumsi, itu bisa saya geransi,” Jelas Joha.
“Jangankan dalam bentuk uang, bentuk barang aja tidak ada, dan apabila ada yang ditemukan oleh tim bahwa dia melakukan pungutan apapun maka langsung akan kami pecat,” tambahnya.
Sejauh ini kata joha partai Nasdem telah menunjuk tiga orang pengurus partai sebagai tim penjaringan.
“Ketua tim penjaringannya H Kamaruddin, yang juga merupakan wakil Ketua Bapilu dari DPD Partai Nasdem,” tutup Joha. (*)