KALTIMNEWS.CO, Kalimantan Timur (Kaltm) harus dengan segera memerhatikan Pemenuhan kebutuhan pangannya apalagi dengan ditetapkannya Benua Etam sebagai lokasi Ibu kota Nusantara (IKN) oleh Pemerintah pusat.
Hal tersebut diucapkan Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun kepada media ini, Sabtu (11/2/2023) siang.
“Sebanyak 4,5 juta penduduk baru yang akan hadir menghiasi IKN nantinya, masing-masing perlu dipenuhi kebutuhan pangannya, oleh karena itu wilayah seperti Kutai Kartanegara (Kukar) sebagai kota penyanggah IKN harus mempersiapakan hal tersebut,” ujar Samsun.
Secara tidak langsung, peran petani di sejumlah dawrah penyangga IKN layaknya kukar kharus mendapat perhatian serius dari pemerintah, hal ini kata Samsun Sangat penting mengingat lining sector IKN nantinya berda pada ujung tombak petani.
“Kondisi produksi dari sector pertanian ini harus segera di tingkatkan mengingat di IKN bukan satu peru saja yang membutuhkan bahan makanan, kalau perlu semua warga IKN kita yang suplay kebutuhan pokonya,” ujar legislator dari Partai PDI Perjuangan Kaltim itu.
Dia menilai bahwa Kukar merupakan salah satu daerah yang paling siap dalam memberikan kontribusi ekonomi pangan bagi IKN nantinya. Hal tersebut kata dia dari sisi letak geografis wilayah Kukar yang sangat potensial untuk digarap dan dijadikan lahan pertanian.
“Kita lihat Kukar, mereka lebih siap untuk menyiapkan kebutuhan pangan di IKN. Kalau di Balikpapan kan karena luas wilayahnya, kemudian di Samarinda juga sebagian ada wilayah Pertaniannya. Sedangkan Kukar, lahannya masih sangat luar biasa,” sebut Samsun.
Petani Kukar didorong politisi Karang Paci itu untuk terus distimulan agar ke depan lebih produktif, untuk memenuhi kebutuhan dalam IKN. Potensi lahannya juga harus dikembangkan, mengingat kondisinya yang subur dan dekat dengan wilayah perkotaan.
“Tinggal Petani kita distimulasi untuk supaya mereka lebih produktif, memenuhi kebutuhan IKN. Karena Pertanian ini yang paling penting, paling dominan, terlebih potensi lahan yang luas memungkinkan sekali untuk dikembangkan Pertanian, kemudian lahannya juga subur dan dekat dengan kota.” tutup Samsun. (*)