Skip to content

Lagi, Sutomo Jabir Gelar Sosper di Bontang

Dorong Gubernur untuk segera terbitkan pergub dari sejumlah perda ada

Dipublikasikan: 25 May 2021, 21:00
ADVERTORIAL
Lagi, Sutomo Jabir Gelar Sosper di Bontang
Anggota DPRD Kaltim, Sutomo Jabir saat meggelar Sosper di Kota Bontang (Foto: Istimewa/Kaltimews.co)

banner-DPRD-Kaltim-2021-baru

KALTIMNEWS.CO, Anggota DPRD Kalimantan Timur, Sutomo Jabir melaksanakan kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) nomor 7 tahun 2019 tentang Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim. Kegiatan tersebut berlangsung di Kota Bontang beberapa waktu yang lalu.

Dalam pembahasnya, Sutomo Jabir menjelaskan tentang kewaspadaan akan berbagai potensi bencana alam yang diakibatkan perubahan iklim, hingga rusaknya ekosistem alam. Salah satunya yakni persoalan banjir.

"Saya sengaja memilih lokasi sosialisasi perdanya di Jalan Tomat, Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang. Alasannya cukup sederhana, karena saya tahu betul bahwa Kelurahan Gunung Elai adalah tempat yang jadi daerah langganan banjir," urai Sutomo Jabir saat dikonfirmasi. Selasa (25/5/2021).

Disisi lain, banjir yang kerap melanda masyarakat Gunung Elai, bukan terjadi hanya satu sekali setahun. Tetapi bisa sampai berkali-kali dalam setahun. Bahkan dengan ketinggian bisa mencapai 1 meter, terutama jika hujan dengan intensitas tinggi.

"Masalah seperti ini, tidak boleh terus didiamkan oleh Pemerintah Kota Bontang maupun Pemprov Kaltim. Ke depan, semua pihak terkait baik masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pemerintah, dan instansi terkait lainnya, harus bersinergi untuk mengantisipasi dampak negatif dari banjir yang kerap melanda masyarakat Gunung Elai," paparnya.

Di DPRD Kaltim sendiri kata dia, sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bontang, Kutai Timur, dan Berau. Pihaknya akan berupaya mendorong Pemerintah Kaltim untuk segera mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) dan petunjuk teknis lainnya, supaya Perda Nomor 7 Tahun 2019 tentang Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim dapat segera diterapkan dengan baik. Sehingga masalah-masalah banjir seperti di Gunung Elai maupun daerah lainnya di Kaltim dapat segera ditangani. (*)