KALTIMNEWS.CO, Masa kepemimpinan Isran Noor dan Hadi Mulyadi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) kini telah usai, kedua pemimpin Kaltim tersebut diketahui telah purna tugas sejak pada 30 September kemarin.
Selama lima tahun kepemimpinan Isran-Hadi tentunya terdapat sejumlah perrseoalan pembangunan yang masih belum tuntas yang kemudian menjadi tanggung jawab Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik.
Sebut saja misalnya persoalan infrastruktur jalan di Benua Etam yang hingga kini masih menjadi sorotan sejumlah pihak. Demikian yang disebutkan anggota DPRD Kaltim, M Udin kepada media ini.
“Dalam kurun waktu lima tahun kepemimpinan Isran Hadi masih banyak hal yang belum tuntas, masih banyak masalah-masalah yang belum bisa diselesaikan, seperti misalnya pembangunan infrastruktur jalan yang suka tidak suka, kini menjadi tanggung jawab Pj Gubernur untuk segera dientaskan,” ucap Udin.
Dia mencontohkan jalan ke utara Kaltim yakni Jalan ke Samarinda-Kutai Barat, Samarinda-Bontang, Berau-Tanjung Redeb, Samarinda-Tenggarong-Kota Bangun, dan Tenggarong-Kota Bangun.
Oleh karena itu dirinya meminta kepada Pj Gubernur Kaltim untuk segera melakukan evaluasi terhadap dinas teknis terkait jalan.
“Kita berharap bahwa Pj Gubernur bisa membenahi, mengevaluasi berkaitan dengan kinerja seluruh OPD yang berkaitan dengan jalan-jalan dan yang lainnya,” ucapnya. (*/Adv)