KALTIMNEWS.CO – Menjelang Musyawarah Wilayah (Muswil) KKSS Kalimantan Timur, dinamika mulai menghangat. Sejumlah nama muncul, sebagian masih dalam tahap penjajakan. Di tengah situasi itu, nama Irwan Fecho perlahan mengemuka dengan pendekatan yang berbeda.
Irwan tidak datang sebagai figur yang tiba-tiba. Jejaknya terbentuk melalui pengalaman panjang, dari kerja teknis di lapangan, aktivisme lingkungan, hingga panggung politik nasional.
Lahir dari latar keluarga Bugis dengan akar Barru dan Soppeng, Sulawesi Selatan, Irwan memiliki kedekatan kultural dengan basis diaspora yang menjadi fondasi KKSS. Ia memulai pendidikan di SD Negeri 1 Palakka, lalu melanjutkan perjalanan hidupnya di Kalimantan Timur, tepatnya di Sangkulirang, Kutai Timur.
Di wilayah inilah ia mengenal langsung dinamika sumber daya alam dan kehidupan masyarakat. Pengalaman itu membentuk cara pandangnya terhadap pembangunan, yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga keseimbangan dan keadilan.
Berangkat dari Lapangan
Karier Irwan dimulai sebagai staf di Balai Inventarisasi dan Pemetaan Hutan Samarinda pada akhir 1990-an. Ia kemudian melanjutkan pengabdian di Dinas Kehutanan Kutai Timur hingga dipercaya sebagai Kepala Seksi Penatagunaan dan Pemetaan.
Pengalaman tersebut memberinya pemahaman langsung tentang perubahan bentang alam, dinamika masyarakat, serta tantangan pengelolaan sumber daya.
Dari situ, Irwan mulai terlibat dalam aktivitas sosial dan lingkungan. Ia mendirikan Forum Peduli Karst Kalimantan Timur (FPKKT) dan aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan.
Langkah ini menjadi pintu masuk menuju dunia politik.
Peran di Tingkat Nasional
Pada 2019, Irwan terpilih sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Timur. Di parlemen, ia bertugas di Komisi V yang membidangi infrastruktur dan pembangunan.
Ia terlibat dalam pengawalan berbagai program pembangunan dasar, seperti jalan, jembatan, irigasi, hingga akses air bersih di daerah.
Namanya mulai dikenal lebih luas pada 2020, saat dalam Rapat Paripurna DPR RI terkait pengesahan RUU Cipta Kerja, Irwan menyampaikan interupsi yang menyoroti potensi dampak lingkungan serta ketimpangan yang dapat ditimbulkan.
Peristiwa tersebut memperkenalkan dirinya sebagai salah satu anggota parlemen yang aktif menyampaikan pandangan secara terbuka.
Di luar itu, Irwan juga mengembangkan kapasitas akademiknya. Ia menempuh pendidikan hingga jenjang doktor di bidang kehutanan di Universitas Mulawarman, dengan fokus pada pengelolaan sumber daya alam.
Saat ini, ia menjabat sebagai Bendahara Umum DPP Partai Demokrat, partai yang didirikan oleh Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono.
Mengarah ke KKSS
Di tengah posisinya di tingkat nasional, Irwan mulai mengarahkan perhatian pada organisasi kedaerahan, khususnya KKSS Kalimantan Timur.
Dengan pengalaman dan jejaring yang dimiliki, ia dinilai memiliki potensi untuk memperkuat peran KKSS, baik sebagai wadah sosial maupun sebagai penggerak ekonomi diaspora.
Sejumlah kalangan internal mulai melihat kehadirannya sebagai bagian dari kebutuhan pembenahan organisasi.
Andi Safta Wijaya, salah satu warga KKSS Kaltim, menilai Irwan memiliki kapasitas tersebut.
“Irwan merupakan sosok yang ideal untuk memimpin KKSS Kaltim. Ia telah malang melintang di berbagai organisasi, baik di tingkat lokal maupun nasional, sehingga memiliki pemahaman yang matang dalam membangun dan mengelola organisasi,” ujarnya.
Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk membawa organisasi ke arah yang lebih terstruktur.
Ia juga menilai jejaring yang dimiliki Irwan dapat menjadi kekuatan dalam menjawab berbagai kebutuhan organisasi.
“Dengan jejaring yang luas, peluang untuk memperkuat peran KKSS menjadi lebih terbuka. Ini bisa menjadi langkah penting untuk mendorong organisasi lebih maju dan memberi manfaat yang lebih luas,” katanya.
Membaca Momentum
Muswil KKSS Kaltim masih akan berlangsung dalam waktu dekat. Namun dinamika yang berkembang menunjukkan bahwa arah dukungan mulai terbentuk seiring intensitas komunikasi antaranggota.
Dalam konteks ini, pengalaman, jejaring, serta kedekatan kultural menjadi faktor yang diperhitungkan.
Irwan Fecho berada dalam posisi tersebut. Ia bukan hanya bagian dari dinamika, tetapi juga salah satu figur yang mulai dibaca sebagai representasi arah yang ingin dituju organisasi ke depan.
BIOGRAFI
Dr. H. Irwan, S.IP., MP.
TTL : Sangkulirang, 30 April 1979
Alamat : Jalan Majapahit Nomor 79 RT. 043 RW. 005 Kelurahan Teluk Lingga Kecamatan Sangatta Utara Kalimantan Timur – 7561
PENDIDIKAN FORMAL
- Sekolah Dasar Negeri 1 Palakka, Kab.Barru, Sulawesi Selatan
- Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Sangkulirang
- Sekolah Kehutanan Menengah Atas Samarinda
- S1 Ilmu Pemerintahan, Universitas Terbuka
- S2 Ilmu Kehutanan, Universitas Mulawarman (Studi Kawasan Prioritas Rencana Pengelolaan Rehabilitasi Hutan dan Lahan Berdasarkan Kekritisan Lahan di Kabupaten Kutai Timur)
- S3 Ilmu Kehutanan, Universitas Mulawarman (Kajian Ketersediaan dan Strategi Pengelolaan Sumber Daya Air di Kawasan Karst Sangkulirang Mangkalihat Provinsi Kalimantan Timur)
PENDIDIKAN INFORMAL
- Pelatihan Sistem Informasi Geografis Tingkat Operator 2006
- Sistem Informasi Geografis Tingkat Analis No. 01.03/106-KA/VII/2007
- Pelatihan Sistem Informasi Geografis Berbasis Open Source Tahun 2012
- Pendidikan & Pelatihan Aplikasi Remote Sensing dan Sistem Informasi Geografis untuk Pemetaan & Tata Ruang No. DL.OL.03/12.17-Pusjasinfo/6/2010
- Pelatihan Sistem Informasi Geografis ARCGIS Dasar No. DL.01.03/01.04
- Jasinfo/III/2008- Pendidikan Pelatihan Sistem Informasi Geografis ARCGIS Tingkat Lanjut Pelatihan Perhitungan Karbon Pada Berbagai Tipe Lahan di Kaltim Tahun 2011
- Pengukuran dan Pengujian Kayu Bulat Rimba Indonesia No. 136611/II/T/Peg/BSPHH-XIII/2005
- Optimizing Survey Productivity Through Integrated Satelite And Terrestial Measurement Tahun 2008
PENGALAMAN ORGANISASI
- Ketua Departemen Ketenagakerjaan BPP Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (2025 - 2030)
- Ketua Komite Tetap IV Bidang Pengembangan Infrastruktur Strategis dan Pembangunan Pedesaan serta Transmigrasi KADIN Indonesia (2024 - 2029)
- Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas (IKA SKMA) (2023 - 2028)
- Ketua Forum Peduli Karst Kalimantan Timur (FPKKT) (2016 - sekarang)
- Ketua Umum Gerakan 20 Mei Kutai Timur (G20Mei) (2018 - 2024) Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia cabang Kutai Timur (2018 - 2023)
- Pengurus Forum Daerah Aliran Sungai Kutai Timur (2018 - 2023)
- Ketua DPD Forum Bela Negara Kutai Timur (2017 - 2022)
- Ketua Pengurus Daerah Ikatan Alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas (IKA SKMA) Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (2016 - 2021)
- Pengurus KNPI Kutai Timur (2018 - 2020)
(rif/kaltimnews.co/data: Narasumber)