KALTIMNEWS.CO — Panitia Khusus (Pansus) LKPJ 2025 DPRD Kota Samarinda menemukan sejumlah keterbatasan fasilitas di Sekolah Terpadu Samarinda di Jalan Jakarta, Loa Bakung.
Sekolah yang menggabungkan jenjang SD hingga SMA ini dinilai belum memiliki sarana yang memadai untuk menunjang aktivitas belajar mengajar.
Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, mengungkapkan salah satu persoalan utama terletak pada kapasitas musala yang tidak sebanding dengan jumlah siswa.
“Kapasitasnya tidak sesuai dengan jumlah siswa, sehingga terpaksa menggunakan fasilitas lain,” ujarnya.
Tak hanya itu, aula sekolah juga menjadi sorotan. Ruang yang hanya mampu menampung sekitar 100 orang dinilai tidak cukup untuk kegiatan besar seperti kelulusan yang melibatkan ratusan siswa dan orang tua.
“Ini jelas menjadi permasalahan ketika ada kegiatan besar,” katanya.
DPRD menilai kondisi ini perlu segera dibenahi oleh Pemerintah Kota Samarinda agar aktivitas pendidikan tidak terganggu.
“Perlu ada perbaikan fasilitas agar kegiatan belajar berjalan optimal,” tegasnya.
Temuan ini menjadi catatan penting dalam evaluasi sektor pendidikan, terutama untuk memastikan fasilitas sekolah sejalan dengan kebutuhan siswa yang terus meningkat.(*/adv/rif/kaltimnews.co)