Skip to content

dr. Sri Puji Astuti: Sang Dokter Yang Melenggang ke Parlemen Basuki Rahmat 

Dipublikasikan: 26 Aug 2025, 15:18
dr. Sri Puji Astuti: Sang Dokter Yang Melenggang ke Parlemen  Basuki Rahmat 
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, dr. Sri Puji Astuti (Arief/kaltimnews.co)

KALTIMNEWS.CO, dr. Sri Puji Astuti merupakan anggota DPRD Samarinda masa bakti 2024-2029, Dirinya resmi menjabat sebagai Anggota parlemen Samarinda kali ketiga, pada 28 Agustus 2024 bersama 44 anggota dewan lainnya. 

Ibu dari 4 orang anak ini, lahir di Samarinda, 20 April 1965 silam, buah pasangan dari Muhammad Salim dan Ngatini.  Sejak kecil Puji sapaan akrabnya, memang telah memiliki kepekaan sosial di lingkungan baik keluarga maupun masyarakat.

Dengan kepekaan sosial yang ia miliki, Puji kemudian bertekad untuk mengabdikan diri bagi masyarakat luas sebagai seorang dokter alias pelayan masyarakat.

Untuk menggapai impiannya tersebut, Puji kemudian menempuh jenjang perkuliahan Fakultas Kedokteran di Universitas Yarsi Jakarta (1985-1998).

Selama mengenyam nbangku perkuliahan Puji kemudian dikenalkan dengan nilai demokrasi puncaknya pada era reformasi 19998 silam, Puji yang tergabung sebagai Anggota senat kala itu sering melakukan diskusi terkait arah demokrasi indonesia pasca reformasi.

Seperti sebagain mahasiswa lainnya Puji juga mengaku pernah apatis dengan sikap dan langkah kebijakan politik yang ditempuh pemerintah. Dalam pandangannya kala itu cerminan sikap yang diterapkan pemerintah sangatlah tidak pro rakyat. namun hal tersebut kemudian berbeda saat dirinya menabat sebagai seorang doketer di salah satu Rumah Sakit (RS) Umum Daerah Samarinda. 

 

Menjadi Pelayan Masyarakat.

Usai menyelesaikan studinya di Jakarta, Puji yang mengantongi gelar dokter kemudian kembali ke Kota Tepian (Sebutan khas Kota Samarinda). Di kota kelahiran Puji kemudian membuka praktek mandiri di kediamannya (1998), berbekal dengan ilmu pengalaman medis yang dimiliki Puji kemudian bergabung di Rumah Sakit Umum Daerah IA Moeis Kota Samarinda (2009-2013)  

Namun menjadi sorarang dokter tentulah tidak mudah, sejumlah prosoalan kompleks pasti harus dihadapi setiap harinya, apalagi kala itu, sektor kesehatan di Samarinda masih jauh tertinggal dibandingkan dengan sejumlah kota lainnya di luar wilayah Kalimantan Timur.

Sebut saja misalnya layanan kesehatan berupa ketersediaan Dokter Spesialis di rumah sakit, tidak sedikit RS tempat Puji bertugas sering kekurangan tenaga medis, guna mengatasi hal tersebut tidak sedikit RSUD IA Moeis yang ia tempati bekerja harus meminta bantuan dari RS lain dalam pemenuhan layanan medis.

Ketidak merataan tenaga medis tentunya menjadi salah satu menghambat akses dan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat, apalagi kala itu, Puji juga dihadapkan dengan tingkat pengetahuan masyarakat tentang kesehatan masih dibawah dari angka rata-rata.
 
Berangkat dari sejumlah masalah tersebut, istri dari Ir. Hero Mardanus, S.MT (Sekretaris Daerah Kota Samarinda sekarang ini) memutuskan untuk banting stir, dirinya mengaku akan memperjuangkan segala masalah yang dihadapi selama bertusas sebagai dokter melalui jalur parlemen.

Setali tiga uang niat Puji kemudian mendapat restu dari sang pencipta, di 2011 Puji kemudian dipertemuakan dengan Partai Demokrat besutan Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudoyono.

Puji resmi masuk sebagai anggota Demokrat dibawah komando Ketua DPC Partai Demokrat H Syaharie Jaang yang kala itu juga menjabat sebagai Walikota Samarinda periode pertama.

Tiga tahun berikutnya Puji kemudian resmi menginjakkan kakinya sebagai Anggota Parlemen di Jl Basuki Rahmat Samarinda, dia kemudian menjabat sebagai Ketua Komisi IV yang membidangi Kesejahteraan Rakyat pendidikan, kesehatan, sosial, pemuda dan olahraga, tenaga kerja, serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Selain menjadi ketua Komisi, puji juga didaulat sebagai Anggota Banggar DPRD Samarinda (2014-2019).

Di tahun politik berikutnya Puji kemudian kembali maju sebagai Calon legislator, perjuangan Puji kembali berbuah manis, dirinya berhasil mengantongi 4.781 suara sah (Data KPU Samarinda 2019). Di periode kali keduanya Puji kembali menjabat sebagai Ketua Komisi IV dan Anggota Banggar.

Di 2024 kemarin, puji kembali mencatatkan namanya sebagai Anggota Parlemen DPRD Samarinda dari Partai Demokrat, dirinya berhasil duduk dengan torehan jumlah suara sebesar 3.652 suara sah (Data KPU Samarinda, 2024). 

 

Biografi 
 

dr. Sri Puji Astuti
Ttl: Samarinda, 20 April 1965

Orang Tua:

  • Ayah: Muhammad Salim
  • Ibu : Ngatini

Suami  

  • Ir. Hero Mardanus, S.MT

Anak:

  • Roosmayri Lovina Hermaputi
  • Indra Alamsyah Herputa
  • Lady Arounda Sophystikatty
  • Hera Martyna Svensa 

Sekolah: 

  • SDN Teladan Samarinda    (1972-1979 )
  • SMPN 1 Samarinda   (1979-1982 )
  • SMAN 9 Kota Surabaya (1982-1985 )
  • Fakultas kedokteran di Universitas Yarsi Jakarta (1985-1998)

Organisasi 

  • Anggota Senat Universitas Yarsi (1998) 
  • Anggota Dharma Wanita Persatuan Kota Samarinda (1993-2022)
  • Anggota Paguyuban IKA PAKARTI Kota Samarinda    (2016-2022)
  • Ketua DPC Perkumpulan Penyelenggara Anak Usia Dini Samarinda (2022-2024)
  • Ketua DPC Perkumpulan Warga Tulang Sehat (Perwatusi) (2023-sekarang) 

Karir Politik:  

  • Anggota DPRD Samarinda (2014-2019)
  • Ketua Komisi IV DPRD Samarinda (2014-2019)
  • Anggota Banggar DPRD Samarinda (2014-2019) 
  • Bendahara DPC Partai Demokrat Samarinda (2017-20022)
  • Anggota DPRD Samarinda (2019-2024)
  • Ketua Komisi IV DPRD Samarinda (2019-2024)
  • Anggota Banggar DPRD Samarinda (2019-2024)
  • Anggota DPRD Samarinda (2024-sekarang)
  • Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda (2024-sekarang) 
  • Anggota Banggar DPRD Samarinda (2024-sekarang)

(Sumber tulisan: Wawancara dan data berbagai sumber)

Perhatian: Dilarang menciplak sebagian atau keseluruhan artikel ini tanpa izin tertulis dari pihak Kaltimnews.co