Skip to content

Samri Shaputra: Anak Tukang Ojek Pangkalan yang Melenggang ke DPRD Samarinda

Profil lengkap Samri Shaputra Anggota DPRD Samarinda

Dipublikasikan: 13 Aug 2025, 20:00
Samri Shaputra: Anak Tukang Ojek Pangkalan yang Melenggang ke DPRD Samarinda
Ketua Komisi I DPRD Samarinda, H Samri Shaputra, S.H.I., M.A.P, (Foto: Arief/kaltimnews.co)

KALTIMNEWS.CO, H Samri Shaputra, S.H.I., M.A.P, adalah Anggota DPRD Samarinda dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Samarinda. Pria kelahiran Samarinda 28 Oktober 1979 silam ini merupakan dari pasangan H Sangkala Dg. Ale (Alm) dan Hj St. Amina Dg. Sunggu (Alm). Samri mengaku mengenal dunia politik sejak muda, yakni saat dirinya berusia 18 tahun. 

Tepatnya di 1998 silam, Samri yang masih belia kemudian diperkenalkan dengan Partai Keadilan (PK) yang kemudian berubah nama menjadi PKS. Saat bergabung di PK Samri langsung ditunjuk sebagai Sekretaris Kecamatan Samarinda Seberang  partai tersebut.

Berkecimpung di dunia kepartaian membuat keinginan menjabat sebagai legislator kemudian tumbuh, tepatnya pada saat pemilu perdana pasca reformasi, ayah dari lima orang anak ini pun berencana maju sebagai legislator dari partai yang ia lakoni tersebut.

Namun sayangnya, keinginan Samri tersebut harus ditunda untuk sementara waktu, lantaran dirinya kala itu belum cukup usia untuk dicalonkan sebagai calon legislator.

Seiring waktu berjalan, Partai Keadilan kemudian harus kandas ditengah jalan, lantaran tak bisa memenuhi parliamentary threshold alias ambang batas parlemen pada Pemilu 1999. Partai yang  sejatinya menjadi perahu politik Samri pun harus karam. 

Pada Pemilu berikutnya yakini 2004, Partai Keadilan kemudian kembali dengan menyandang nama yang baru yakni Partai Keadilan Sejahtra (PKS-hingga kini).

Merasa sudah memiliki umur yang dipersyaratkan, Samri kemudian maju untuk mengasah bakat politiknya di pesta demokrasi tersebut.

Seperti ungkapan, "kadang impian berbeda dengan kenyataan" apa yang diharapkan Samri saat ikut berkontestasi pertama kalinya, harus berhadapan dengan pil pahit kekalahan, kendati dirinya kala itu berhasil mengantongi jumlah suara terbanyak kedua di internal partai, namun hal tersebut tidak menjanjikan dirinya untuk kemudian menduduki langsung jabatan sebagai Anggota DPRD Samarinda.

"Rezeki, tak akan kemana" begita kata orang, hal tersebutlah yang terjadi kepada Samri. Dua tahun berikutnya pasca pemilihan legislatif yang ia ikuti, yakni pada 2011, Samri mendapat mandat sebagai Anggota DPRD Samarinda untuk pertama kalinya, dengan menggantikan koleganya K.H, Izak Ibramim, dalam proses Pergantian Antar Waktu (PAW) masa bakti (2009-2014) di DPRD Samarinda.

Kesuksesan dan keteguhan Samri dalam mengejar impian bak titisan sang Kakek Dg Rapa, yang belakangan diketahui merupakan salah satu pemimpin desa (Kepala Desa) di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Namun hal tersebut bukanlah satu alasan bagi dia untuk terjun ke dunia politik, Samri mengaku jika ketertarikan dengan dunia politik telah tercipta saat dirinya mengikuti sejumlah kegiatan sosial maupun organisasi yang telah dilakoninya sejak remaja, hingga kemudian terjun dalam dunia kepartaian.

Pernah Menjadi Pedagang Pasar Malam 

Berbekal ilmu politik yang dimilikinya, Samri kemudian ikut bertarung pada Pesta Demokrasi 2014-2019, namun Samri harus mengakui kekalahan dalam ajang pesta demokrasi tersebut. Kegagalan Samri kemudian dibalas dengan kesuksesan yang gemilang di periode berikutnya yakni pada pesta demokrasi 2019-2024, Samri kembali sukses mencatatkan namanya sebagai legislator yang mewakili Daerah Pemilihan (Dapil); Samarinda Seberang, Loa Janan Ilir dan Palaran. Di era ini, Samri selain menjadi Anggota Dewan Samarinda, juga menjabat sejumlah posisi seperti diantaranya, Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda, (2019-2024).

Berbicara tentang sejarah hidup, Samri mengaku jika sebelum menjabat sebagai anggota dewan seperti sekarang ini, himpitan ekonomi pernah melanda keluarganya, hal tersebut mengharuskan dirinya berjualan di pasar malam demi membantu kehidupan keluarga kala itu.

Namun diam-diam, himpitan ekonomi yang dialami Samri, ternyata menjadi cambuk baginya untuk maju dan memajukan masyarakat dan daerah sekitarnya.

Dia bahkan bertekad untuk maju sebagai anggota parlemen guna mengkomodir sejumlah permasalahn yang dihadapi warga yang notabene merupakan konsituwennya tersebut.

Samri sendiri dibesarkan ditengah keluarga ekonomi menengah, sang Ayah H Sangkala Dg. Ale merupakan seorang pencetus ojek pangkalan di Samarinda Seberang.

Di 2024 kemarin, Samri kemudian tampil sebagai Anggota DPRD Samarinda periode kali ketiga. Dalam pesta demokrasi yang dihelat pada 27 November 2024 kemarin, Samri berhasil memboyong 2.615 suara sah (Data KPU Samarinda), dia kini menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Samarinda (2025-sekarang).  

 

Biografi  

H Samri Shaputra, S.H.I., M.A.P 
TTL: Samarinda, 28 Oktober 1979
Orang Tua: 

  • Bapak:  H Sangkala Dg Ale (Alm)
  • Ibu: Hj St Amina Dg Sunggu (Almh)

 Istri 

  • Hj Ahriani

Anak: 

  • Mohammad Reza Pratama Samri Putra
  • Mohamaad Rifqi Al Amin Samri Puta
  • Mohammad Ridho Akbar Samri Putra
  • Mohammad Rafli Ar Rahman Samri Putra 
  • Mohammad Raditya Samri Putra 

Pendidikan: 

  • SDN 011 Sekarang SDN 09 Samarinda seberang (1986- 19992) 
  • SMP N 3 Samarinda seberang (1992-1995) 
  • STM Muhammadia 3 Samarinda (1995-1998) 
  • S1 Fakultas Hukum Islam di STIS Samarinda (2004-2010) 
  • S2 Fakulatas Administrasi publik untag Surabaya (2021-2023)

Organisasi :

  • Pramuka 

Prestasi 

  • Juara 1 Pemuda Pelopor Perwakilan Kaltim Tingkat Nasional (2003)
  • Ketua Komite SDN 010 Samarinda (2017- 2019)
  • Ketua Komite SDN 013 Samarinda (2012-2017)
  • Ketua Komite SD Islam Al Ma'Arif (2012-2017)
  • Jambore Nasional Cibubur Jakarta (1991)
  • Lomba Pramuka Tingkat 4 (1995)
  • Lomba Saka Bhayangkara  Pramuka Tingkat Nasonal Malang Jatim (1997)
  • KMD (1998) 
  • Sek. DKR Samarinda Seberang (1996)
  • Sek DKC Samarinda (1997)
  • Ketua Dewan Saka Bayangkara Ranting Samarinda Seberang (1996 - 2000)
  • Bina Damping Gudep Karya SD 011 (09 sekarang) (1996 - 2003)
  • Bina Damping Gudep Baruna SD 013 - 21 (010 sekarang) (1997-2000)
  • Bina Damping Gudep Umar Bin Khattab MTS Labbaika (1997 - 2002)
  • Bina Damping Gudep Sultan Hasanuddin SMP N 3 Samarinda (1997 – 2001)
  • Mabiran Samarinda Seberang (2025-Sekarang)

Sumber tulisan: Wawancara dan data berbagai sumber)

Perhatian: Dilarang menciplak sebagian atau keseluruhan artikel ini tanpa izin tertulis dari pihak Kaltimnews.co