Skip to content

Netizen Kaltim Bisa Cegah Peredaran Narkoba.

BNNP Kaltim : Medsos dan Media Online Lebih Tepat Sasaran dan Efektif untuk Sosialisasi P4GN

Dipublikasikan: 05 May 2019, 04:09
Netizen Kaltim Bisa Cegah Peredaran Narkoba.
Keterangan foto: kepala BNNP Kaltim Brigjen Pol Raja Haryono di dampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kaltim Didi Rudiansyah AD. Saat mengelar forum komunikasi nitizen di salah satu Rumah Makan di Samarinda Sabtu (4/5/2019) malam (Foto: Arief Kaseng/Kaltimnews.co)

KALTIMNEWS.CO. Samarinda - Netizen, punya peran penting dalam penyebaran informasi penerapan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Aktivasi dan eksistensi Netizen di media sosial (medsos) dinilai lebih cepat terakses terutama dikalangan Milenial yang sangat bergantung akan akses informasi berbasis medsos. Demikian gambaran yang diutarakan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim, Brogjen Pol Raja Haryono saat lembaga menggelar acara sosialisasi pentingnya medsos dan media online dalam penyampaian informasi oleh BNNP Kaltim Sabtu (4/05/2019). Selain Raja Haryono, turut hadir dalam kesempatan tersebut yaknni Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim Diddy Rusdiansyah.

BACA JUGA: Ada 5 Kg Sabu Dibiduk Biduk

Dalam paparan slide materi BNNP Raja Haryono menyebutkan terdapat 74 jenis narkoba yang beredar di indonesia dari total 739 jenis narkoba di dunia.
66 jenis narkoba telah diatur Permenkes 50 tahun 2018 terkait penggunaannya. Sedangkan 6 jenis lainnya, belum.

Khusus Kaltim 3 jenis narkoba yang paling banyak beredar yaitu sabu-sabu, ganja dan ekstasi. BNNP mengakui, selama ini peran netizen dan medsos sangat vital untuk penyampaian sosialisasi bahaya narkoba. Termasuk bagaimana reportasi netizen terkait penangkapan, pencegahan maupun informasi soal aktivitas yang berkaitan dengan narkoba.

"Peran media dan netizen dalam menyampaikan informasi-informasi yang berkaitan dengan kegiatan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Peredaran, Peredaran Penggelapan Narkotika) sangat penting.  Dikalangan netizen yang pada umumnya termasuk dalam kelompok milenial, senantiasa menggunakan sarana-sarana IT," kata Raja Haryono.
 ja lupa apa maksud dari kegiatan tersebut," terangnya.

Raja juga berharap pergerakan melalui medsos maupun media online mampu menjadi salah satu solusi menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba.
Melalui peran medsos, penyampaian informasi bisa lebih efektif dibandingkan informasi yang bersifat konvensional karena informasinya langsung bisa tersampaikan tepat ke sasaran.

"Traffic aktivasi informasi medsos turut andil dalam menyelamatkan rekan-rekan atau saudara-saudara agar tidak tersandung dengan penyalahgunaan narkotika di wilayah Kaltim, khususnya di  kota Samarinda dan Balikpapan," tuturnya.(*)