
KALTIMNEWS.CO, Barisan Oposisi Rakyat Nasional Elaborasi Organisasi (Borneo) Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kaltim Senin, (5/7/2021) siang. Ujnuj rasa yang digelar tersebut guna mempertanyakan persoalan pergantian Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK. mereka menilai konflik ini dapat mengganggu dan menghambat kinerja kedewanan sebagaimana tugas serta fungsinya dewan.
Selang beberapa saat melakukan orasi, Masa aksi pun diterima dan diperkenankan melakukan audiensi dengan pihak DPRD Kaltim. Dalam hal ini langsung diterima dan dihadiri oleh wakil ketua DPRD Kaltim M. Samsun dan Seno Aji Serta Ketua Fraksi Golkar Andi Harahap juga anggota Fraksi Golkar lainnya.
Kepda media ini, Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji, menjelaskan saat ini proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Ketua DPRD Kaltim sisa massa jabatan 2019- 2024 masih berada di tahap administrasi kesekretariatan dewan, dan diproses sesuai dengan koridor hukum serta regulasi yang berlaku.
“Memang ada surat yang masuk ke DPRD, dari kuasa hukum Makmur HAPK bahwa Makmur telah melakukan banding ke Mahkamah Partai Golkar sehingga kami harus menghargai hal itu,” jelas Seno Aji.
Sementara itu, Andi Harahap yang juga sebagai Ketua Fraksi Golkar meminta untuk melaksanakan rapat pimpinan (Rapim) terlebih dahulu, dan akan berlangsung pada Selasa (6/7/2021) besok.
“Nanti hasilnya akan kita dapatkan sesudah rapim, terkait proses selanjutnya apakah kita melakukan rapat Banmus ataukah kita menunggu keputusan dari Mahkamah Partai Golkar, terkait dari keputusan Partai Golkar itu yang diminta dari Borneo Kaltim,” tutup Andi Harahap. (*)