KALTIMNEWS.CO, Samarinda - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada sejumlah anak sekolah usia 6-11 tahun, yang diwacanakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda secara maraton pada 14–26 Februari lalu sejatinya haruslah rampung, namun pada kenyataannya hingga kini sejumlah anak sekolah belum mendapatkan dosis kedua dari pemerintah.
Dalam data yang didapatkan media ini dari jumlah target 83.188 anak sasaran vaksin, yang terealisasi sebanyak 65.508 atau 78,75 persen penerimaan dosis pertama. Pada dosis pertama digelar pada 17–29 Januari lalu dengan sasaran 251 sekolah baru tercapai 42.821 atau 51,47 persen dari sasaran.
“Vaksin kedua kendati telah dilaksanakan sesuai jadwal, meskipun tidak merata karena ada beberapa kendala. Di antaranya, ketika dilaksanakan dosis kedua siswa bersangkutan sedang sakit. Ada juga yang kebetulan tidak masuk sekolah. Jadi memang tidak semua bisa tervaksin," ungkap Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti melalui Whatsapp kepada Kaltimnews.co, Sabtu (5/3/2022) siang.
Menurutnya bila berkaca capaian dosis pertama, hingga kini terdapat 22.687 anak yang belum mendapat dosis kedua.
“Kami sudah melakukan komunikasi kepada Dinas Kesehatan Samarinda untuk segera menjadwalkan ulang proses vaksinasi bagi para anak sekolah mengingat hal ini sangat penting agar pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dapat bisa terlaksana dengan cepat,” sebutnya.
Terkait waktu pelaksanaan Puji mengaku jika hingga kini pihaknya belum bisa memberikan kepastian tentang tanggal pelaksanaan.
“Nanti kalau sudah ada informasi dari Diskes akan kami sampaikan," pungkasnya. (*)