KALTIMNEWS.CO, Lokasi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) menjadi salah satu persoalan yang diajukan warga Muang Ilir Lempake, Samarinda kepada anggota DPRD Samarinda Shania Rizky Amalia. Dalam gelar resesnya di Samarinda Utara dan Sungai Pinang, beberapa waktu yang lalu.
Selain membahas masalah jauhnya lokasi TPS,dalam reses yang digelarnya itu, sejumlah warga juga ikut mengeluhkan kelangkaan pupuk, racun hama, obat tanaman yang semangkin mahal sedangkan harga jual hasil kebun murah, saluran irigasi dan pengakuan modal usaha serta jaminan berupa asuransi apabila terjadi gagal panen.
“Penyerapan aspirasi merupakan bagian dari tanggung jawab sekaligus kontrak politik kepada konstituen. Sejumlah permasalahan di masyarakat mulai dari infrastruktur sampai sosial akan ditampung untuk kemudian disaring menjadi pokok pikiran DPRD,” ujar Shania kepada media ini, Kamis (10/2/2022).
“Saya melihat kepedulian dari instansi terkait masih kurang di sini, padahal warga mayoritas petani,” sambung Shania.
Minimnya infrastruktur menjadi masalah yang juga diominan yang diutarakan warga kepada dirinya sebut saja perbaikan infrastruktur seperti drainase dan semenisasi jalan-jalan gang, hingga masalah pelayanan BPJS yang masih dinilai belum maksimal.
“Seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi bahan pertimbangan untuk diajukan ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk dibahas lebih lanjut dengan pihak terkait,” pungkasnya. (*)