KALTIMNEWS.CO, Walaupun dianggap tidak terlalu membahayakan bagi pengguna jalan retakan dinding flyover di wilayah Jl Juanda – AW Syahranie tetap bakal diperbaiki oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.
” Jadi, yang terjadi keretakan itu, di dinding jembatannya ya, bukan tiang atau pondasinya jembatan itu. Tidak berkaitan dan jembatan ini masih aman untuk di lewati,” jelasnya.
Politisi PDI-P tersebut menjelasan mengapa di bangunnya dinding jembatan tersebut. Pertama adalah untuk menutup ruang-ruang yang tidak cukup untuk membangun space yang indah, kedua agar tidak di gunakan oleh masyarakat yang menimbulkan kekumuhan di bawah kolong jembatan.
“Retaknya dinding itu disebabkan konstruksi tanah yang tidak padat saat melakukan penimbunan di dalam dinding jembatan itu. Sehingga, saat mengering terjadi retakan di dalam dinding hingga keluar,” jelasnya.
” Ya kita berharap segera selesai dan hal-hal yang tak indah di pandang oleh mata itu segeralah di perbaiki,” harapnya. (*)