KALTIMNEWS.CO, Sejatinya Program Pro bebaya yang dicetuskan oleh pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memberikan imbas yang baik pada lingkungan maupun masyarakatnya. Namun dalam kenyatannya tidak sedemikian yang dijumpai oleh anggota DPRD Samarinda, Novi Marinda Putri.
Ditemui diruang kerjanya Rabu (25/1/2023) siang, anggota Komisi II DPRD Samarinda ini malah menemukan program pro bebaya yang tidak tepat sasaran di sejumlah RT di kota samarinda.
“Tidak semunya tepat sasaran, Buktinya ada yang RT yang menggunakan dana program tersebut untuk pelatihan mengemudi warga setempat,” ujar Novi.
Menurutnya program kemandirian SDM dalam Pro Bebaya tidak bisa asal digunakan begitu saja.
“Di Pro Bebaya terdapat model kerja yakni kemadirian masyarakat setempat,dan itu ada dananya, namun kemandirian SDM ini juga harus di cermati jangan main asal pukul yang penting dana tersebut habis tersalurkan,” tutur Novi. (*)