KALTIMNEWS.CO, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husain menggapi fenomena maraknya anak Jalanan (Anjal) yang kian hari makin menjamur di Kota Samarinda. Menurutnya terdapat beberpa factor yang menjadi pemicu maraknya anjal di Kota Tepian tersebut.
“Ada tiga faktor yang mempengaruhi fenomena anak jalanan (anjal). Yakni, orang tua, lingkungan dan pemerintah,” ujarnya kepada kaltimnews.co, Sabtu (10/9/2022)
Menurut Sani kesadaran orang tua menjadi kunci utama agar kemudian anak itu tidak terjerumus dalam mencari atau membatu keluarga dalam mencari nafkah.
“Anak dibawah umur tidak bisa dipekerjaan oleh orang tua. Anak itu harus belajar dan menerima kasih saying,” sebutnya.
Selain itu, lanjut dia, factor lingkungan anak harus seharusnya memberikan efek positif agar anak tersebut dapat memotifasi dirinya untuk giat menuntut ilmu.
“Selain itu harus membuat regulasi tentang anak dibawah umur ini agar mereka tidak semau maunya dipekerjakan, minimal ada saknsi yang diberikan kepada orang tua yang mempekerjakan anak dibawah umur,” jelas Sani.
Menurut dia, pemerintah mesti berperan aktif mengatasi masalah anak jalanan tersebut. “Di Samarinda telah dibuat peraturan daerah yang melarang memperkerjakan anak di bawah umur,” kata dia. (*)