Skip to content

SAH, APBD Perubahan Samarinda Diketok Rp 3,2 Triliun ​​​​​​​

Dipublikasikan: 01 Sep 2022, 08:00
ADVERTORIAL
SAH, APBD Perubahan Samarinda Diketok Rp 3,2 Triliun  ​​​​​​​
Ketua DPRD Samarinda, Sugiyono Saat hendak menandatangani persetujuan Perubahan APBD Samarinda Tahun Anggaran 2022, disaksikan Sekretaris DPRD Samarinda, Agus Tri Sutanto, dan Walikota Samarinda dalam Rapat Paripurda DPRD Samarinda, Selasa malam (30/08/2022). (Foto Istimewa)

KALTIMNEWS.CO, Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) perubahan Kota Samarinda senilai disahkan dengan nilai Rp 3,2 triliun, anggaran ini bertabah Rp554,697 miliar dari nilai sebelumnya yakni Rp Rp2,733 triliun. Pengesahan APBD Perubahan ini digelar Selasa (30/8/2022) kemarin, melalui rapat paripurna yang diikuti oleh 33 anggota dewan Basuki rahmat di Gedung paripurna Lt 2.

Nampak hadir dalam rapat malam itu yakni Ketua DPRD Samarinda Sugiyono, serta para wakil Ketua DPRD Samarinda Helmi Abdullah, Rusdi dan Subandi.

Dalam laporan persetujuan bersama yang dibacakan Sekretaris DPRD Samarinda, Agus Tri Sutanto, disebutkan APBD yang semula sebesar Rp2,733 triliun bertambah sebesar Rp 554,697 miliar  sehingga totalnya menjadi Rp3,288 triliun.

“Adapun rincian APBD Samarinda tahun 2020 setelah Perubahan, pos pendapatan daerah yang semula Rp2,456 triliun bertambah Rp 501,510 miliar, sehingga jumlahnya menjadi Rp 2,958 triliun,” ucap Agus.

Agus melanjutkan jika pos belanja daerah dari semula Rp2,733 triliun bertambah Rp539,697 miliar sehingga  jumlahnya setelah perubahan Rp3,273 triliun. “Devisit anggaran setelah perubahan yakni berjumlah Rp315,337 miliar,” lapor Agus.

Dilaporkan pula, pembiayaan daerah yang semula sebesar Rp277 miliar bertambah Rp 53,187 miliar, sehingga jumlahnya setelah perubahan Rp330,187 miliar. Selanjutnya pengeluaran pembiayaan setelah perubahan yang semula nol rupiah naik menjadi Rp15 miliar.

“Pembiayaan neto setelah perubahan Rp300,337 miliar dengan sisa lebih pembiayaan yang berkenaan setelah Perubahan Nihil,” sambungnya.

Dalam acara yang dihadiri Walikota Samarinda Andi Harun tersebut, dibingkai dengan laporan pandangan akhir seluruh fraksi. (*)