KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Sebanyak 66 rumah siap huni diserahkan dari pengembang PT Kilau Alam Sejati kepada pemilik rumah perumahan Tanah Merah Residen. Kegiatan serah terima kunci ini dilaksanakan secara simbolis oleh Camat Samarinda Utara, Samsul Alam yang disaksikan langsung oleh perwakilan Bank Mandiri Cabang samarinda, serta Darmawan Saputro yang mewakili pihak developer, Minggu (26/7/2020) pagi.
Dalam kesempatannya Darmawan Saputro mengatakan, dari lahan seluas 22 hektar tersebut rencananya akan dibangun perumahan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan menggandeng pihak Pemerintah yakni kementerian Pekerajaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan program Fasilitas Liquiditas Pembiyayaan (FLPP).
“Meski perumahan ini sifatnya MBR namun fasilitas dari rumah ini terbilang mewah dan kompilit, sebut saja plafon rumah menggunakan PVC yang bisa dikatakan merupakan perumahan pertama yang menggunakan plafon seperti itu, selain itu listrik di perumahan ini semuanya menggunakan meteran 1300, hal ini karena kami sadar akan kebutuhan rumah layak huni bagi warga kota Tepian,” ujarnya.
Digunakannya plafon PVC bukan tanpa sebab kata dia, selain tahan lama, plafon tersebut juga terlihat mewah dengan berbagai ornamen sesuai dengan pesanan masing masing pemilik rumah.
“Plafon PVC ini disuplay langsung oleh Sejati plafon, ini kami garansi tahan lama ketimbang palfon pada umumnya,” sebutnya.
Lebih jauh dirinya mengatakan untuk mendapatkan unit rumah di Perumahan Tanah Merah Residen calon kostumer hanya perlu membayar 1% down Payment (DP) dari platfom harga saja.
“DP Hanya Rp 1.650,000, calon pemilik rumah hanya perlu mengisi kelengkapan administrasi melalui aplikasi Sistem Informasi KPR Bersusidi (Si kasep) melalui polsel masing-masing, adapun persayaratan lainnya yakni melampirkan surat keterangan belum pernah memiliki rumah, dan surat keteragnan penghasilan dibawah Rp 8 juta yang cukup ditandatangani apabila cukup hanya bendahara maupun kepala kantornya (tenaga honorer) sementara jika swasta cukup sampai dengan managernya, jadi tidak repot,” jelasnya
"Total unit yang akan kami bangun diatas arel 22 hektar ini sejumlah 325 unit perumahan dengan konsep 50% Rumah MBR dan 30% menengah, serta 20% sisanya untuk komersil," tambahnya. (*)