Skip to content

Muswil KKSS di Ujung Ujian: FPSS Ingatkan Hindari Konflik dan Drama Lama

Dipublikasikan: 26 Apr 2026, 01:50
Muswil KKSS di Ujung Ujian: FPSS Ingatkan Hindari Konflik dan Drama Lama

KALTIMNEWS.CO – Forum Pemuda Sulawesi Selatan (FPSS) kembali menegaskan harapannya agar pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) KKSS ke-IX pada 31 Mei mendatang berlangsung kondusif, tertib, dan bermartabat. Ketua FPSS, Akbar Jaya, menilai Muswil kali ini harus menjadi contoh baik, terutama bagi generasi muda KKSS yang tengah belajar tentang etika berorganisasi.

Dalam pernyataannya, Akbar menekankan bahwa dinamika organisasi adalah hal wajar, namun tidak boleh keluar dari koridor aturan dan nilai kekeluargaan yang menjadi dasar KKSS. Ia mengingatkan bahwa kualitas sebuah Muswil bukan hanya diukur dari hasil akhirnya, tetapi juga dari proses yang dilalui.

“FPSS berharap Muswil kali ini menjadi ruang pembelajaran yang sehat, khususnya bagi pemuda KKSS. Kita ingin menunjukkan bahwa perbedaan bisa diselesaikan secara dewasa dan terhormat,” ujarnya.

Akbar juga menyinggung pengalaman Muswil sebelumnya yang sempat diwarnai ketegangan hingga membutuhkan pengamanan ketat dari aparat. Situasi tersebut, menurutnya, tidak mencerminkan semangat kebersamaan yang seharusnya dijunjung tinggi dalam organisasi paguyuban.

“Kita tentu tidak ingin kejadian sebelumnya terulang, sampai harus melibatkan pengamanan ekstra layaknya situasi darurat. Muswil ini bukan arena konflik, melainkan forum musyawarah,” tegasnya.

FPSS memandang bahwa potensi gesekan dapat diminimalisir jika seluruh tahapan, mulai dari penetapan syarat calon hingga proses pendaftaran, telah diselesaikan jauh hari sebelum Muswil digelar. Dengan begitu, forum utama tidak lagi dibebani persoalan teknis yang berpotensi memicu perdebatan.

Lebih jauh, Akbar mengajak seluruh elemen KKSS, baik pengurus, peserta, maupun kandidat, untuk menjaga suasana tetap sejuk. Ia menekankan pentingnya menjadikan Muswil sebagai momentum konsolidasi, bukan justru memperlebar jarak antar kelompok.

“Kalau semua pihak menahan diri dan berpegang pada aturan, Muswil ini bisa menjadi contoh yang baik, bukan hanya di internal KKSS, tapi juga bagi organisasi lain,” katanya.

FPSS berharap, dengan kesiapan yang matang dan komitmen bersama, Muswil KKSS ke-IX dapat berlangsung lancar, menghasilkan kepemimpinan yang legitimate, serta memperkuat soliditas organisasi ke depan. (rif/kaltimnews.co)